Start to Write

Self Confidence is Mentality not About Capacity

Posted in About My Mind by eecho on November 8, 2008

Sebelumnya saya berpikir bahwa seseorang yang percaya diri dikarenakan dia memiliki kelebihan dibandingkan orang lain, karena kelebihan itulah dia memiliki kepercayaan diri. Setelah dipikir-pikir ada suatu budaya yang sudah dilakukan sejak kita kecil sampai sekarang sehingga apa yang dinamakan kepercayaan diri menjadi harga yang cukup mahal.

Jika kepercayaan diri dibatasi karena kita memiliki kelebihan maka statement tersebut adalah statement ‘kalah-menang’ artinya orang baru bisa percaya diri jika ada orang yang lebih ‘bawah’ dibandingkan dia, dan dia tidak dapat merasa percaya diri ketika ada orang ‘diatas’ dia. Saya pikir hal ini tidak konstruktif sama sekali, efek dari seseorang yang kehilangan kepercayaan diri adalah dia menilai rendah dirinya, sehingga potensi-potensi yang dia miliki tidak keluar, atau merasa tidak layak tuk dikeluarkan, sekali lagi merupakan hal yang tidak konstruktif.

Seperti paragraf pertama, budaya apa yang membuat kita membayar mahal tuk percaya diri, budaya itu adalah budaya ‘comparing’, membanding-bandingkan satu person terhadap person yang lain. Budaya itu sepertinya telah menjadi budaya universal, padahal jika saya pikir2 tidak ada gunanya sama sekali hal tersebut. Justru efek negatif ketika membandingkan satu sama lain, karena setiap orang itu benar-benar unik, setiap orang memiliki potensi-potensi yang berbeda. (more…)

Apa itu kerangka berpikir?

Posted in About My Mind by eecho on October 29, 2008

Tulisan ini menanggapi pertanyaan saudara sangga pada postingan what is genious mean?

Kerangka berpikir berbeda dengan sekumpulan informasi atau hanya sekedar sebuah pemahaman. Lebih dari itu kerangka berpikir adalah sebuah pemahaman yang melandasi pemahaman-pemahaman yang lainnya, sebuah pemahaman yang paling mendasar dan menjadi pondasi bagi setiap pemikiran selanjutnya.

Untuk mendapatkan sebuah kerangka berpikir akan suatu hal bukan sesuatu yang mudah, diperlukan suatu pemikiran yang mendalam, tidak menyimpulkan hanya dari fakta yang dapat terindra, atau hanya dari sekedar informasi-informasi yang terpenggal. Selain itu diperlukan sebuah pemikiran yang cerdas dan mustanir (cemerlang) akan setiap maqlumat tsabiqah (informasi ) yang dimilikinya dan berupaya dengan keras menyimpulkan sesuatu kesimpulan yang memunculkan keyakinan.

Saya ambil sebuah contoh, karena dengan contoh ini dapat dengan mudah kita memahami apa itu kerangka berpikir. Pada SMA saya memiliki sebuah teman yang banyak sekali membaca buku tentang konsep-konsep islam dan juga umum. Saya agak ‘terhibur’ (membuat saya tersenyum), setiap kali dia membaca sebuah buku dia akan dengan semangat menceritakan pemahaman dia sesuai dengan yang dia baca. Tetapi yang lucu bagi saya adalah, pemahamannya seakan ‘berubah-ubah’ sesuai dengan buku apa yang dia baca terakhir. Apa yang terjadi pada teman saya tersebut dikarenakan dia belum memiliki kerangka berpikir sehingga apa yang dia ketahui sebenarnya hanya penggalan-penggalan informasi. Walaupun begitu saya salut dengan dia karena dia memiliki wawasan yang luas, sayang tidak dibingkai dengan sebuah kerangka berpikir. (more…)

How to Optimizing Potential?

Posted in About My Mind by eecho on August 28, 2008

Now I was wondering about how to utilizing the brain potential to maximal. Many information that I heard was told that the utilizing of brain is under 10% or lower than that. I doubt if it’s true or not, but the question arises is “why we only can utilize the brain in a little portion of the brain potential?”. So, now I want to make a little analysis from the information that I got.

Recently I got information about the most genious man in the world, the estimated IQ is arround 250 to 300, is far beyond einstein who estimated at 160. He can speak in fourth month, and he can read a newspaper in 18 month. He graduated from MIT mmm.. I’m not sure about the university, but he graduate master on age 11. He died at fourty three because of heart if I not wrong.

In otherside I have an interested information about michael phelp who have been caled as superhuman, because he get 8 gold in china olympiad and break the record as the person who the most getting the gold if sum with olympiad four years ago. He need a double calory in daily routine compare with a common human.

(more…)

Sari Pati Kehidupan?

Posted in About My Mind by eecho on August 20, 2008

Selama ini memang ada suatu impian untuk terus menjelajah, mendapatkan ilmu baru, menghadapi tantangan dan menjalani apa yang dinamakannya hidup…menjalani kedinamisan, mendorong potensi diri sampai di titik tertinggi. Membaca kisah hidup yang dialami Ikal (laskar pelangi), saya merasa bahwa itu tantangan yang menarik…tapi kontradiktif sesungguhnya hal itu tak memberi kontribusi yang besar bagi umat islam, dan juga tak menumpuk aset pahalaku sebagai bekal di akhir nanti…tidak lain itu adalah buah keegoisan diri ini.

Saya dengan tulus dan jujur mengatakan bahwa itu adalah kehidupan yang luar biasa dibandingkan dengan hidup yang saya jalani dengan “biasa saja”. Tapi semua jangkar dalam kehidupan ini adalah eksistensi keislaman saya sepenuhnya, tak masalah jika hidup ini dihabiskan hanya dalam satu ruangan tapi semuanya demi eksistensi keislaman saya.

Satu pelajaran yang penting adalah untuk bermimpi, “Allah adalah sesuai dengan persangkaan kamu”, Bermimpilah niscaya Tuhan akan memeluk mimpimu.

Hidup ini benar2 layaknya berjuta-juta pelangi yang menyusun menjadi galaksi alam semesta, setiap individu memiliki warna dan memancarkannya, menyerapnya, merefleksikannya dan berkombinasi dalam sebuah aturan yang maha kompleks. Tapi suatu hal yang sangat penting yang harus diingat…dan benar2 harus dicankam!!! CANKAM!!! Hidup ini akan berakhir, PASTI. Sebuah kemahatololan ketika melabuhkan jangkar kita pada kehidupan saat ini. Apalah artinya kemahapuasan yang kau raih di dunia ini jika harus mengorbankan keabadian di dunia berikutnya.

Find a Ways

Posted in About My Mind by eecho on August 9, 2008

after entering the ’serious’ entrepreneurial world for about a year i realize that it’s not an easy matter. like when i’m entering ther class in the university for the first time, when my schedule become desultory because i can’t adapting after three years with the studying in High school that have well regulated schedule. Now, i’m not only facing the unscheduled activity (i must decide my own schedule), but also a strategical, technical, and management problems both in personal or organization.

…ko jadi susah gini sih, mo nulis aja repot…belajar dulu bahasa inggris ah…

Understanding People? Part2:Social Intelligence

Posted in About My Mind by eecho on July 15, 2008

Pembahasan sebelumnya lebih bersifat teoritis, sekarang pembahasannya lebih bersifat teknis. Social Intelligence (ini menurut definisi saya), adalah suatu kecerdasan pada seseorang untuk dapat bersosialisasi dengan seseorang (interaksi).

Ada beberapa hal yang menjadi tolak ukur apakah seseorang memiliki social intelligence yang tinggi atau rendah:

  1. Sensitivitas : suatu kemampuan seseorang untuk dapat mengenali perubahan perasaan dari lawan bicara (seperti perubahan ekspresi, perubahan intonasi). Orang dengan sensitivitas tinggi mengetahui perubahan suasana ketika dilakukannya diskusi dll, sehingga dapat memberikan respon yang tepat akan perubahan suasana tersebut.
  2. Credibility (Trustworthy) : kemampuan seseorang untuk dapat dipercaya (meyakinkan) ketika dia berbicara atau berbuat mengenai suatu hal pada seseorang. Tercipta suatu sinkronisasi antara dia dan pendengar, dan pendengar tanpa paksaan merasa percaya dan yakin bahwa yang orang didepannya merupakan orang yang kredibel dan layak untuk dipercaya.Trustness ini dimunculkan dari cara berbicara seseorang, baik intonasi suara, gerak tubuh, confidence (mental) dll.
  3. Characteristic judgement: kemampuan seseorang untuk mengenali karakteristik orang lebih cepat. Kemampuan ini dapat menentukan karakteristik seseorang dengan melihat raut wajah, cara berbicara, cara bersikap, cara merespon dari lawan bicara tanpa harus melakukan interaksi yang cukup lama.
  4. Empathy: kemampuan merasakan perasaan orang lain, istilah disini lebih ditujukan untuk kemampuan merasakan perasaan orang lain sehingga dapat bekerja sama atau berkoordinasi lebih baik dengan orang lain.

Understanding People? Part1: Potensi Hidup Manusia

Posted in About My Mind by eecho on July 15, 2008

Memahami karakteristik manusia bagaikan menghitung bintang di langit, setiap manusia itu unik! Tetapi ada beberapa garis besar persamaan dari setiap manusia dan kita dapat berpijak pada garis besarnya tersebut.

Pembahasan saya mulai dari segi teoritis dulu. Dari yang saya pahami manusia itu memiliki potensi-potensi kehidupan, potensi kehidupan tersebut terbagi menjadi dua macam, pertama kebutuhan jasmani kedua adalah naluri.

Contoh kebutuhan jasmani adalah makan, minum, tidur, bernafas, dan kebutuhan2 fisik lainnya yang menjadi syarat kehidupan kita. Dorongan pemenuhan kebutuhan jasmani muncul dari dalam tubuh, misal munculnya rasa lapar, munculnya rasa kantuk. Jika kebutuhan jasmani tidak dipenuhi, maka menyebabkan kematian bagi individunya.

Potensi kehidupan manusia lainnya adalah naluri, naluri saya kategorikan menjadi tiga macam. Pertama naluri mempertahankan diri, kedua naluri rasa kasih sayang, ketiga naluri ketuhanan. Pembahasan naluri agak lebih rumit dibanding kebutuhan jasmani. Berbeda dengan kebutuhan jasmani, tidak dipenuhinya kebutuhan naluri tidak menyebabkan kematian, tetapi memunculkan kegelisahan. Kemudian dorongan naluri pun muncul karena adanya faktor eksternal (persepsi dari luar), misal dorongan ketertarikan terhadap lawan jenis karena adanya rangsangan berupa persepsi dari luar (seperti melihat paras yang cantik dsb).

(more…)

Hidup tanpa Ijazah?

Posted in About My Mind by eecho on July 6, 2008

Suatu pertanyaan yang cukup meningkatkan adrenalin dalam diri. Suatu pertanyaan yang dianggap sangat bodoh untuk saat ini. “Mau jadi apa kau tanpa ijazah!”, Jika bukan karena raut muka dan harapan dari orang tua yang selalu saya cintai saat ini…ingin rasanya merasakan sensasi fearness, unsecureness, adventurous dari status yang hanya lulusan SMA.

Setelah selesai mengerjakan TA, setelah lima tahun lamanya (sejauh yang saya ingat) saya telah berkutat dengan kuliah. Ketika tiba akhirnya ingin kuakhiri rutinitas kuliah ini, sampai juga informasi yang sangat penting tapi tidak kuketahui sampai saat ini (kebodohan yang cukup besar di sepanjang sejarah hidup). Niat hati ingin mengurus wisuda…ternyata ada syarat kelulusan yang tidak kupenuhi..”anda kurang 2 sks mata kuliah pilihan program departemen informatika” BOODOOOOH…suatu informasi yang tidak sengaja tidak kuhiraukan selama ini. Konsekuensinya, saya harus kuliah LAGI!! Semester depan 2 sks. Tapi setidaknya saya bisa menjadi sejarah…kok saya merasa bangga ya dibilang TU “kamu orang pertama dengan kasus seperti ini”. Jika mempertanyakan siapa di IF 2003 yang paling pinter pembahasannya bakal lama, tapi klo cari siapa yang paling bodoh haha jawabannya sepertinya jauh lebih mudah.

“Kita takkan pernah tau apa yang akan terjadi nanti, biarlah yang kita tahu hanya bahwa kita harus coba maknai hari ini, dan biar esok menjadi misteri” … The rain

Ingin rasanya merasakan seperti apa yang dirasakan Ajip Rosidi “Saya bisa hidup tanpa ijazah”. Sesungguhnya sampai saat ini pun saya yakin bahwa bukanlah selembar kertas yang membuat kita dapat hidup dari gaji yang didapat. Sampai saat ini saya mulai mempertanyakan kembali intensi awal keinginan tuk mendapatkan titel S.T. “what the meaning of this?”. Keadaan saya saat ini memberikan suatu atmosfer yang cukup bisa mengembalikan kesadarankembali tentang arti kuliah?

Untungnya dah punya perusahaan sendiri, bisa digaji (menggaji diri sendiri) walau belom lulus :D . “Semester depan kuliah ga ya Mah?”. Rupanya diingatkan lagi oleh Allah, dulu suka bilang klo saya kuliah untuk nyari ilmu bukan untuk nyari nilai…sekarang rupanya pernyataan itu ditagih :D .

Mempertanyakan Sejarah Kebangkitan Bangsa

Posted in About My Mind by eecho on May 20, 2008

Ketika mendegarkan atau melihat dan membaca mengenai sejarah kebangkitan nasional, maka media-media sepertinya hanya mengkerucut pada satu nama yaitu kepada organisasi Boedi Oetomo, padahal kalau dikaji lebih mendalam sejarah kebangkitan nasional tersebut harus dipertanyakan
kembali.

Sebuah tesis sejarah yang ditulis Savitri Scherer di Universitas Cornell, Amerika Serikat pada tahun 1975 yang kemudian bukunya diterjemahkan kedalam bahasa indonesia tahun 1985 menggambarkan bahwa Boedi Oetomo pada intinya merupakan gerakan sosial yang mengartikulasikan kepentingan
kelompok priyayi non birokrat yang bersifat lokal. Hal ini karena adanya disharmoni antara priyayi ningrat (priyayi birokrat) dengan priyayi profesional, khususnya para dokter Jawa. Dalam konteks ini schrerer mengungkapkan bahwa priyayi-priyayi Jawa, terutama priyayi birokratis menerima pejabat-pejabat kesehatan dengan rasa permusuhan. Achmad Jayadiningrat, regent serang mengungkapkan, “…dokter-dokter itu diperlakukan seolah-olah mereka adalah mantri irigasi…” ia juga mengakui betapa buruknya ia memperlakukan seorang dokter yang datang ke rumahnya untuk menolong istrinya yang sedang sakit (Savitri Prasisiti Scherer, “Keselarasan dan Kejanggalan: Pemikiran-pemikiran priyayi nasionalis jawa abad XX”, Terjemahan Jiman S. Rumbo, Jakarta: Sinar Harapan, 1985 hal 46)

(more…)

Kenaikan BBM…Ongkos Naik Oy, Balik lagi Naek Sepeda?

Posted in About My Mind by eecho on May 9, 2008

Rencana pemerintah untuk menaikan BBM sekitar 30%, benar-benar semakin membuat dada sesak, bukan hanya karena kepentingan pribadi, tetapi juga karena akan semakin banyak rakyat yang harus lebih ‘membanting tulangnya’ hanya untuk memenuhi kebutuhan ’sangat primer’ seperti makan. Sehingga kini kebutuhan ‘primer’ lainnya seperti pendidikan sudah dianggap kebutuhan tersier, padahal hanya dengan pendidikanlah rakyat miskin dapat keluar dari keterpurukannya.

Logika pemerintah dengan memberikan BLT 100Ribu + Minyak goreng sungguh suatu logika yang ‘cetek’, adik saya yang smp aja ngerti, gimana bisa bikin rakyat sejahtera dengan kebijakan tersebut. Padahal subsidi BBM hanya sekitar 15% dari APBN yang dari kenaikan ini pemerintah berharap dapat ‘menghemat’ sekitar 30 Triliun. Sedangkan disisi lain cicilan hutang negara sebesar 200Triliun tidak diutak-atik oleh pemerintah, “Kalau tidak begini APBN kita bisa jebol” wah apakah rakyat nih hanya sebatas angka diatas kertas.

Jaman Umar bin Khatab dulu, umar sampai khawatir klo ada lubang dijalan sehingga takut ada kambing yang terperosok karena lubang tersebut, sekarang…ada rakyat yang mati kelaparan juga, pejabat hanya mengurus masalah jangan tidur di rapat. Sebenarnya banyak solusi-solusi lain yang jikalau memang ada itikad baik dari pemerintah terhadap rakyat bisa dipilih solusi lain selain menaikan harga BBM. Nasionalisasi perusahaan2 tambang dan minyak asing adalah salah satunya, memutus broker dalam pembelian minyak oleh pertamina, mengurangi keuntungan pertamina.

Seharusnya pemimpin adalah pelindung rakyat, karena sesungguhnya setiap kepemimpinan akan dimintai pertanggung jawaban. Entah sebesar apa dosa seorang pemimpin yang membiarkan rakyatnya kelaparan hingga meninggal, membiarkannya dalam kebodohan sehingga bertindak kriminal.

Klo jadi naek….ongkos angkot pasti naek nih, sembako naek juga nih, “we really need a revolution to change the system”.