Start to Write

Arigatou Okasan

Posted in About My Mind, Sastra Creation by eecho on December 23, 2008

Maaf, tidak banyak yang bisa kuberikan

Maaf, jika selama ini saya tidak memberikan yang terbaik,

Menjadi anak shaleh yang dapat dibanggakan olehmu

Sering lidah, dan tangan ini menyakiti hatimu

Maaf, setiap ku sadar telah menyakitimu, saya sangat-sangat menyesalinya

Tapi sepatah katapun tidak dapat keluar dari mulutku

Sungguh, saya ingin memberikan yang terbaik untukmu

Tidak pernah sedikitpun ingin membebanimu

Tapi lagi-lagi kebodohan dan kemalasanku merepotkan dirimu

Ketika uban-uban mulai bermunculan, aku mulai menyadarinya

Dari setiap helai rambutmu tertanam seribu kebaikan pada diriku

Aku tidak pernah dapat membalasnya, walau seribu tahun lama hidupku

Ketika keriput-keriput muncul, wajah kepayahanmu terlihat jelas dimataku

Tetapi kau selalu terlihat tegar didepanku

Memberiku semangat untuk terus berjuang

Terima Kasih, Jazakillah Khairan Katsiran

Di setiap nafasku terdapat doamu

Di setiap pembuluh darahku, mengalir kebaikan-kebaikanmu

Tidak pernah kulupakan kasih sayangmu

Walau aku telah dewasa tetapi aku tetap malu tuk mengungkapkannya

Aku benar-benar mencintaimu

Kaulah orang yang paling kucintai setelah rasa cintaku pada Rasul

Walau kadang ku terjatuh pada keegoan dan nafsu

Tapi aku tidak akan melepas harapanmu dipundakku

Insya Allah aku akan menjadi bagian dari para pejuang di jalan Allah

Sehingga kau bisa membanggakan diriku di tengah-tengah manusia

Terima kasih ibu, atas segalanya

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. komentator said, on January 29, 2009 at 2:31 am

    Assalamu’alaykum wr wb..
    sedikit komentar ttg puisi ini. Ini puisi untuk Ibu kan?

    di teks tertulis:
    “Terima Kasih, Jazakallah Khairan Katsiran”

    harusnya: Terima Kasih, Jazakillah Khairan Katsiran

    Wallahu’alam. Wass

  2. eecho said, on January 30, 2009 at 6:11 am

    Waalaikum salam, syukron atas koreksinya, ini bukan kali pertama saya terima koreksi yang persis sama😀, rupanya saya kurang belajar dari masa lalu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: